Umum

Revitalisasi BUMDes Desa Benua Anyar Sungai Tuan: Harapan Baru untuk Kebangkitan Ekonomi Desa

Foto Berita

Bertempat di Kantor Desa Benua Anyar Sungai Tuan, digelar Musyawarah Desa (Musdes) khusus yang mengangkat tema revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Musdes yang dimulai pukul 10.00 WITA ini dihadiri oleh berbagai unsur penting desa: perangkat desa, anggota BPD, ketua RT, Karang Taruna, pendamping desa, pengurus BUMDes periode sebelumnya, serta perwakilan masyarakat.

Kepala Desa Benua Anyar Sungai Tuan, H. Juhrai, membuka acara dengan menyampaikan harapannya agar BUMDes yang selama ini mengalami kevakuman bisa kembali diaktifkan. Ia menegaskan pentingnya peran BUMDes dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

“BUMDes bukan hanya wadah usaha, tapi semestinya jadi mesin penggerak ekonomi desa. Kami berharap revitalisasi ini membuka lembaran baru yang lebih bermanfaat,” tegas H. Juhrai.

Agenda Revitalisasi dan Penyegaran Kepengurusan

Musyawarah ini membahas beberapa materi krusial:

  • Revitalisasi dan pengaktifan kembali BUMDes yang mati suri.

  • Penyesuaian BUMDes sebagai syarat penting dalam perubahan APBDes.

  • Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis desa.

  • Pembentukan kembali pengurus BUMDes yang baru.

Ketua BUMDes periode sebelumnya, Ahmadi, menyampaikan laporan menyeluruh terkait aset BUMDes, serta laporan pertanggungjawaban selama masa jabatannya. Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan pengunduran dirinya secara resmi.

Sementara itu, Kaspudin, selaku pendamping desa, memberikan pemaparan mengenai perubahan APBDes dan urgensi penyertaan modal bagi keberlanjutan BUMDes. Ia menekankan bahwa BUMDes yang sehat secara manajerial dan finansial akan lebih siap menerima intervensi program maupun anggaran dari pemerintah.

Pengurus Baru, Semangat Baru

Sebagai bagian dari revitalisasi, dilakukan penunjukan pengurus BUMDes yang baru. Adapun susunan pengurus yang disepakati bersama yaitu:

  • Ahmad Guzali sebagai Ketua,

  • Fahrurraji sebagai Sekretaris, dan

  • Baitun sebagai Bendahara.

Pengurus baru ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam pengelolaan unit usaha milik desa dan memperluas potensi usaha yang relevan dengan kebutuhan serta potensi lokal desa.

Penutupan

Musyawarah Desa ditutup pukul 12.00 WITA. Meskipun singkat, musyawarah ini mencerminkan semangat kolaboratif antara pemerintah desa, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi desa melalui BUMDes.

Dengan pengurus baru dan dukungan seluruh elemen desa, BUMDes Desa Benua Anyar Sungai Tuan kini memiliki pijakan baru untuk bangkit dan menjadi lokomotif kemajuan ekonomi desa.