Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka pembentukan Tim Penyusun dan Tim Verifikasi Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun anggaran 2026 telah sukses dilaksanakan pada Jumat, 18 Juli 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA hingga selesai ini bertempat di Kantor Desa Benua Anyar Sungai Tuan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan kelembagaan desa, seperti Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para pendamping desa, kader desa, para ketua RT, serta tokoh masyarakat.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa (Pambakal), H. Juhrai. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar Tim Penyusun dan Tim Verifikasi RKPDes yang terbentuk nantinya dapat benar-benar menampung dan mengakomodasi aspirasi masyarakat, sehingga program pembangunan dan pemberdayaan yang dijalankan bisa tepat sasaran dan bermanfaat.
Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua BPD, Haimi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara BPD dan Pemerintah Desa dalam membangun desa yang maju dan mandiri. Menurutnya, pembentukan tim ini merupakan langkah awal yang strategis menuju arah tersebut.
Selanjutnya, Muhammad Syahrul selaku Kaur Keuangan memaparkan realisasi pelaksanaan APBDes Semester I tahun 2025, yang menjadi salah satu bahan acuan dan pencermatan dalam perencanaan kegiatan tahun berikutnya.
Dalam sesi diskusi dan masukan, pendamping desa Mona Yulianti menyampaikan agar desa lebih teliti dalam input kegiatan ke dalam aplikasi Siskeudes untuk meminimalisir kesalahan teknis. Pendamping desa lainnya, Kaspudin, memberikan arahan agar kegiatan rutin yang sifatnya berulang dan dimulai di awal atau pertengahan tahun tidak lagi menggunakan Dana BHPDRD untuk menghindari talangan mengingat dengan sistem keuangan desa berbasis CMSP sekarang, hal itu sulit untuk dilakukan.
Sementara itu, Teddi Sutawibawa, juga sebagai pendamping desa, menyoroti pentingnya percepatan perubahan APBDes 2025, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan ketahanan pangan serta restrukturisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Musyawarah ditutup dengan doa bersama pada pukul 11.30 WITA. Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi awal yang kokoh dalam menyusun perencanaan desa yang lebih partisipatif, transparan, dan akuntabel untuk tahun anggaran 2026. (MS)